H-5 Menjelang Piala Dunia U-17, Stadion Si Jalak Harupat Bandung Berbenah

Kepala Disdamkar Kabupaten Bandung Iman Irianto mengatakan, pengujian ini dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan dan kinerja sistem proteksi kebakaran yang terpasang di Stadion SJH, serta memastikan bahwa penyelenggaraan acara siap menghadapi keadaan darurat.
Adapun pengujian yang dilakukan mencakup pengujian alat pemadam api ringan (APAR), sistem alarm, detektor, dan sistem hydrant di seluruh stadion.
“Pengujian dimulai dengan pemeriksaan visual APAR yang memastikan ketinggian dan penempatan APAR sesuai dengan standar keamanan. Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap masa kadaluwarsa APAR yang ternyata masih cukup lama, yaitu hingga tahun 2025,” kata Iman dalam keterangannya, Senin (6/11).
Selanjutnya, hasil pengujian sarana penyelamatan jiwa menunjukkan bahwa tanda jalur evakuasi, tanda jalur exit, dan tanda titik kumpul sudah terpasang, tetapi diperlukan peningkatan jumlahnya terutama pada area koridor dan tangga.
Pengujian terhadap Hydrant System, lanjut Iman, menunjukkan kinerja dan operasional pompa hydrant yang baik, dengan kapasitas pompa utama sebesar 750 GPM dan tekanan air yang memadai.
“Pengujian sistem alarm dan detektor juga memberikan hasil positif. Semua alarm smoke detector, heat detector, dan manual call point berfungsi dengan baik dan sesuai,” jelasnya.
Dengan hasil pengujian tersebut, Stadion Si Jalak Harupat dapat dipastikan aman dari risiko kebakaran dan siap menyambut Piala Dunia U-17. (mcr27/jpnn)
Begini persiapan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia U-17.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News