Disparbud Jabar Sentil Pemkot Bandung Gagal Urus Parkir Liar

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat menyoroti maraknya parkir liar di sejumlah objek wisata di Kota Bandung.
Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah berkomitmen memberantas aksi-aksi tersebut melalui satgas khusus.
Diketahui, Pemkot Bandung telah berkomitmen memberantas aksi pungutan parkir liar, dan premanisme dengan membentuk satuan tugas (Satgas) Anti-Premanisme. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Namun, pada kenyataannya, aksi parkir liar masih banyak terjadi, bahkan di pusat objek wisata Kota Bandung, Jalan Braga, parkir liar ditemukan di badan jalan. Meski, Dishub Kota Bandung, mengklaim sudah dilakukan penertiban.
Kepala Disparbud Provinsi Jabar Iendra Sofyan mengatakan, hal tersebut seharusnya bisa dicegah oleh Pemerintah Kota Bandung. Sebab, pengunjung juga tidak bisa disalahkan sepenuhnya.
"Untuk hal ini kembali ke pengawasan Pemdanya dulu. Karena, masyarakat gak bisa menolak tagihan, sisi lain biasanya mereka butuh juga," kata Iendra, Jumat (4/4/2025)).
Iendra menambahkan, pemerintah kabupaten dan kota lainnya yang juga berkomitmen membuat Satgas Antipremanisme diharapakan bisa bekerja maksimal dalam kondisi arus pergerakan wisatawan setelah lebaran ini.
"Bagi Pemda kabupaten dan kota jalankan komitmen pemberantasan Premanisme (khususnya parkir)," jelasnya.
Begini kata Disparbud Jabar soal maraknya parkir liar di sejumlah objek wisata di Kota Bandung.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News