Ade Yasin Didakwa Beri Uang Suap Rp 1,9 M Demi Raih Predikat WTP

Rabu, 13 Juli 2022 – 15:20 WIB
Ade Yasin Didakwa Beri Uang Suap Rp 1,9 M Demi Raih Predikat WTP - JPNN.com Jabar
Terdakwa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin dalam sidang perdana kasus suap auditor BPK Jabar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Rabu (13/7). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

"Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Kariwa, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah selaku penyelenggara negara untuk tidak melakukan perbuatan korupsi, kolusi, dan nepotisme," jelasnya.

Perbuatan terdakwa dinilai telah melanggar Pasal 5 ayat 1 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Ade Yasin juga dianggap melanggar Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP sebagaimana dakwaan kedua.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin terjaring OTT KPK bersama dengan 11 orang lainnya.

Tak berselang lama, KPK menetapkan delapan orang tersangka di kasus suap laporan keuangan demi meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

KPK menduga Ade Yasin menyuap pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat sebesar Rp 1,9 miliar demi raihan WTP tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jabar. (mcr27/jpnn)

Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin didakwa memberi suap ke auditor BPK Jabar senilai Rp 1,9 miliar demi predikat WTP tahun 2021.

Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News