Kisah Masjid Mungsolkanas Bandung dan Presiden Soekarno

Jumat, 17 Juni 2022 – 16:50 WIB
Kisah Masjid Mungsolkanas Bandung dan Presiden Soekarno - JPNN.com Jabar
Prasasti di Masjid Mungsolkanas, Jalan Cihampelas, Kota Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Sebelum Masjid Raya Bandung berdiri, satu-satunya tempat beribadah bagi umat Islam di Kota Bandung adalah Masjid Mungsolkanas.

Dirirkan sejak tahun tahun 1800-an, Masjid Mungsolkanas masih berdiri kokoh hingga kini. Meskipun, kini masjid berusia ratusan tahun itu mulai dihimpit gedung-gedung mewah di sekitar Jalan Cihampelas, Kota Bandung.

Dari Jalan Cihampelas, letak masjid berada di Gang Winiataatmaja yang letaknya tepat di seberang Rumah Sakit Advent.

Di bagian depan masjid, terlihat semacam prasasti batu berwarna hitam dengan tinta kuning yang bertuliskan keterangan bahwa masjid tersebut telah didirikan.

Ketua DKM Masjid Mungsolkanas Diki Senjaya menuturkan, tanah yang menjadi lokasi masjid didirikan ialah tanah wakaf dari seorang haji bernama Lantenas pada tahun 1869.

Adapun nama Mungsolkanas merupakan singkatan dari bahasa Sunda yang berarti Mangga Urang Ngaos Salawat ka Kanjeng Nabi Muhammad SAW atau Mari Kita Berselawat ke Nabi Muhammad SAW.

“Menurut sejarah historinya, syiar Islam pertama di Kota Bandung yaitu Masjid Mungsolkanas,” kata Diki, belum lama ini.

Diki menjelaskan, ketika awal didirikan, masjid masih bergaya seperti tajug atau gubuk dengan keberadaan kolam ikan di bagian depan masjid.

Begini kisah Masjid Mungsolkanas yang jadi masjid tertua di Kota Bandung
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News