Kisah Masjid Mungsolkanas Bandung dan Presiden Soekarno

Material bangunan pun masih didominasi bambu. Masjid Mungsolkanas mengalami tiga kali perombakan bangunan, pertama di tahun 1956, 1993, dan sekitar tahun 2000-an.
Perombakan dilakukan dengan maksud memenuhi kuota bagi jemaah yang kian bertambah.
“Otomatis total sudah berubah semuanya karena tidak mungkin kalau dipaksakan untuk zaman sekarang,” terangnya.
Ia mengisahkan, ketika masih berupa gubuk, masjid ini hanya mampu menampung maksimal 50 jemaah saja.
Bekas peninggalan sejarah masjid yang kini berusia 1,5 abad lebih ini masih disimpan dengan baik, yakni sebuah Al-Quran milik ulama Mama Haji Abdurokhim atau dikenal dengan sebuatan Mama Aden.
Benda bersejarah itu disimpan di sebuah lemari kaca di lantai kedua.
Tidak hanya dikenal sebagai masjid tertua, Masjid Mungsolkanas juga menjadi titik syiar agama Islam di Kota Bandung.
Beberapa ulama ternama disebut pernah menimba ilmu di masjid ini. Bahkan, katanya pelaksanaan salat Jumat pertama kali di Bandung dilakukan di Masjid Mungsolkanas.
Begini kisah Masjid Mungsolkanas yang jadi masjid tertua di Kota Bandung
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News