Polisi Dalami Kemungkinan Motif Pembunuhan Subang Berkaitan dengan Pengelolaan Yayasan Pendidikan

Jumat, 20 Oktober 2023 – 17:00 WIB
Polisi Dalami Kemungkinan Motif Pembunuhan Subang Berkaitan dengan Pengelolaan Yayasan Pendidikan - JPNN.com Jabar
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (20/10). foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, SUBANG - Polisi masih melakukan serangkaian pendalaman terkait dengan motif pembunuhan terhadap Tuti Suhartini, dan Amalia Mustika Ratu di Kabupaten Subang.

Belakangan, muncul kabar bahwa pembunuhan itu terkait dengan pengelolaan sebuah yayasan pendidikan.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait dengan kemungkinan pengelolaan yayasan menjadi motif di balik pembunuhan itu.

“Memang di situ ada yayasan tapi kami belum mendapatkan keterangan terkait motif. Nanti kalau sudah ada motifnya nanti kami sampaikan. Pasti akan kami dalami bukan hanya terkait yayasan, tapi semuanya,” kata Surawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (20/10).

Sementara, disinggung mengenai yayasan tersebut masih aktif atau tidak, Surawan belum dapat memastikan.

Dengan demikian, motif di balik tragedi pembunuhan ibu dan anak ini masih menjadi misteri.

“Secara operasional masih aktif, tapi coba ke sana apa masih ada praktik belajar atau tidak,” tuturnya.

Berdasarkan penelurusan yang dilakukan, yayasan pendidikan yang dimaksud adalah Yayasan Bina Prestasi Nasional yang ada di Desa Cijengkol, Kecamatan Cijengkol, Kabupaten Subang. Salah satu tersangka yakni Yosep Hidayah merupakan pendiri sekaligus pengurus yayasan.

Polda Jabar masih mendalami ihwal motif di balik pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Subang.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News