Rumah Anak Bisa Tebar 1.000 Al-Qur'an, Santri di Pelosok Negeri Tersenyum Bahagia

“Akhirnya kami punya Al-Qur'an baru! Alhamdulillah, terima kasih banyak,” ucap seorang santri sembari memeluk erat Al-Qur'an barunya.
Sementara itu, Koordinator Program, Afifah menuturkan, Gerakan Tebar 1.000 Al-Qur'an ini dimulai sejak awal tahun 2024 dan baru saja berakhir di penghujung tahun.
Meski perjalanan panjang telah dilalui, Rumah Anak Bisa merasa bangga bisa membawa dampak positif dalam pendidikan agama terutama anak-anak di pelosok Sumatera.
“Melihat senyum mereka adalah hadiah terbesar bagi kami. Ini menjadi pengingat bahwa langkah kecil sekalipun bisa membawa perubahan besar,” kata Afifah.
Rumah Anak Bisa berharap, gerakan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Mereka juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi mendukung pendidikan agama, terutama bagi anak-anak di daerah pelosok yang sering kali kurang mendapatkan perhatian.
Sebuah Al-Qur'an mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi mereka, itu adalah pintu menuju masa depan yang lebih cerah. (mar5/jpnn)
Rumah Anak Bisa membuktikan komitmennya dalam mendukung pendidikan agama dengan sukses menyalurkan 1.000 Al-Qur'an ke berbagai TPQ di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Ridwan Abdul Malik
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News