Satpol PP Memeriksa Pengelola Dua Mal di Bandung, Diduga Menyebabkan Kerumunan
![Satpol PP Memeriksa Pengelola Dua Mal di Bandung, Diduga Menyebabkan Kerumunan - JPNN.com Jabar](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/07/23/kepala-satpol-pp-kota-bandung-rasdian-setiadi-foto-antarabagus-ahmad-rizaldi-45.jpeg)
jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Mal Festival Citylink di Kota Bandung yang sempat disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung karena melanggar protokol kesehatan, sudah dibuka kembali pada Senin (7/2).
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, pihaknya telah memberikan peringatan terhadap 23 mal yang ada di Bandung untuk belajar dari kesalahan yang dilakukan Mal Festival Citylink.
Sehingga, lanjut Elly, tidak terjadi lagi mal yang mengadakan kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan massa ditengah pandemi Covid-19.
"Kami sudah mewanti-wanti dan memberikan peringatan kepada pimpinan di 23 mal untuk melarang untuk mengadakan kegiatan yang dapat mengundang kerumunan massa," kata Elly di Bandung, Rabu (9/2).
Elly menegaskan, bila manajemen mal mengabaikan imbauan yang sudah dikeluarkan Pemkot Bandung, maka bukan tidak mungkin teguran keras seperti yang terjadi di mal Festival Citylink bisa diberikan kembali.
"Apabila abai terhadap peringatan kami (Pemkot Bandung), maka sebagaimana yang terjadi di mal Festival Citylink," tegas Elly.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi menuturkan, pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan dan penyidikan kepada dua pengelola mal lainnya. Keduanya, diduga menimbulkan kerumunan.
"Sudah dipanggil, sekarang sedang diperiksa ini dua. Dari 23 Paskal dan Kings, hasilnya belum keluar karena pemeriksaan tidak secepat kemarin, jadi masih dipanggil saksinya," ujar Rasdian.
Satpol PP Kota Bandung melakukan pemeriksaan terhadap dua pengelola mal di Kota Bandung. Begini dugaan pelanggarannya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News