Polisi Selidiki Dugaan Malapraktik Klinik Bersalin Alifa Tasikmalaya

Selasa, 21 November 2023 – 13:10 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Malapraktik Klinik Bersalin Alifa Tasikmalaya - JPNN.com Jabar
Ilustrasi garis polisi. Foto: dok.JPNN.com

Erlangga yang panik langsung kembali ke Klinik Alifa. Namun, setibanya di sana klinik tersebut sudah tutup.

Tak patah arang, dia menggedor pintu klinik berulangkali hingga ada seorang bidan yang keluar dan langsung mengecek kondisi anaknya. Setelah dicek, anaknya kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.

"Dia memeriksa anak saya lalu menyebutkan bahwa anak saya sudah meninggal," ucap dia.

Tak ada penjelasan dari pihak klinik soal penyebab anaknya meninggal dunia. Anaknya bahkan tak diberi surat kematian.

Dari sana, Erlangga bergegas menuju ke RS Jasa Kartini Tasikmalaya karena berharap anaknya masih hidup.

Di sana, anaknya sempat ditangani hingga dinyatakan meninggal dunia dan diberi surat kematian.

Ketika itu, dokter di rumah sakit itu pun terkejut saat tahu anaknya tak ditempatkan di inkubator padahal berat badannya tak normal.

Mestinya, anak dengan berat sekitar 1,5 kilogram ditempatkan di inkubator selama 7 hari dan diberikan banyak ASI.

Kasus dugaan malapraktik klinik bersalin yang menjadi bayi sebagai konten medsos dan meninggal dunia ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News