Ini Hasil Audiensi Nakes Honorer dengan Pemprov Jabar
jabar.jpnn.com, BANDUNG - Tenaga kesehatan (nakes) Honorer di Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa (unras) di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Ribuan honorer nakes yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer Fasyaskes Jabar ini menuntut pengangkatan status mereka dari honorer menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sejumlah perwakilan nakes honorer pun melakukan audiensi dengan pihak Pemprov Jabar. Dalam audiensi itu, mereka diterima oleh Asisten Administrasi Umum Setda Jabar Ferry Sofwan Arief.
Terdapat lima poin yang diharapkan bisa disampaikan Pemprov Jabar kepada Presiden Joko Widodo.
Ketua Forum Komunikasi Honorer Fasyaskes Suhendri menuturkan, salah satu harapannya adalah agar seluruh honorer nakes bisa diangkat menjadi ASN sebelum aturan honorer dihilangkan pada tahun 2023.
Dengan demikian, para nakes yang sudah mengabdi di fasilitas layanan kesehatan (fasyaskes) sekarang tidak terkena pemutusan hubungan kerja.
Poin pertama yang dibahas adalah Pemprov Jabar diharapkan bisa melakukan komunikasi dengan Presiden Joko Widodo dalam hal pengangkatan status para pekerja ini.
Para tenaga honorer ini berkeinginan segera diangkat menjadi ASN sehingga nantinya masih bisa bekerja ketika aturan penghapusan honorer di Indonesia diberlakukan.
Perwakilan nakes honorer diterima pihak Pemprov Jabar dalam aksi unras pengangkatan menjadi tenaga PPPK atau ASN. Ini lima poin yang dihasilkan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News