Dinkes Jabar Pastikan Jenis Bakteri Penyebab Keracunan Makanan di Bandung Barat

Jumat, 13 Oktober 2023 – 19:20 WIB
Dinkes Jabar Pastikan Jenis Bakteri Penyebab Keracunan Makanan di Bandung Barat - JPNN.com Jabar
Ilustrasi keracunan makanan massal. Ilustrator: Sultan Amanda Syahidatullah/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat memastikan kasus keracunan makanan yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat murni karena adanya bakteri, bukan zat beracun.

Adapun di Bandung Barat dalam beberapa waktu ini terjadi keracunan makanan yang menyerang pelajar sekolah dasar (SD).

Kasus pertama terjadi di SD Negeri 3 Jati Saguling, yang mana ada 35 siswa mengeluh mual dan sakit kepala seusai mengonsumsi jajanan aci mini atau cimin. Satu di antaranya meninggal dunia.

Kemudian yang kedua terjadi di SD Negeri 1 dan 2 Cimerang, di mana puluhan siswa mengeluh mual dan muntah setelah mengonsumsi jajanan yoghurt yang dibeli dari pedagang di sekolah.

Kepala Dinkes Jabar Vini Adiani Dewi mengatakan, pekan ini pihaknya bakal menggelar rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi pengawasan jajanan di lingkungan sekolah.

Hal ini penting sebab kasus keracunan belakang terjadi di sekolahan.

“Kami akan mengadakan rakor, sekalian di minggu depan kami ada rakor untuk evaluasi ini dan kebetulan juga kemarin ada pertemuan UKS sebetulnya,” kata Vini di Bandung, Jumat (13/10).

Kata Vini dalam pertemuan yang dihadiri pihak sekolah, diingatkan kembali untuk menggiatkan kantin sehat di tiap sekolah. Ini supaya makanan yang dikonsumsi para murid pun bisa terjaga dan dalam pantauan.

Dinkes Jabar ungkap hasil uji lab sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal siswa SD di Bandung Barat.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News