Jalan Otista Resmi Ditutup, Ratusan Petugas Gabungan Disiagakan 24 Jam

jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi menutup Jalan Otto Iskandardinata (Otista), pada Senin (1/5) malam.
Penutupan Jalan Otista berlaku sejak Senin (1/5) malam hingga Desember 2023 mendatang.
Imbas dari penutupan tersebut rekayasa lalu lintas (lalin) pun mulai diberlakukan, dengan ditandai aktifnya traffic light (lampu merah) di tugu kujang menuju Jalan Raya Padjajaran atau RS Siloam.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa dalam penerapan rekayasa lalin ratusan petugas mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Polri dan Satpol PP telah disiagakan selama 24 jam.
"Ada ratusan petugas yang sudah stanby dan kami atur piket selama 24 jam selama satu pekan dengan melibatkan semua unsur untuk melihat, mengamankan dan mengevaluasi pelaksanaan di lapangan," ucap Bima, Senin (1/5) malam.
Selain diterapkan rekayasa lalin, sambung Bima, jam masuk sekolah juga disesuaikan selama satu pekan ke depan.
Baca Juga:
Jadi, yang semula siswa Kota Bogor masuk sekolah pukul 07.00 WIB kini mereka masuk sekolah pukul 08.00 WIB.
"Kami harap nanti warga dapat menyesuaikan semua. Pagi ini juga kami akan terus patroli untuk memastikan semua berjalan dengan lancar. Kami membuka evaluasi, masukan, saran dari warga apabila di lapangan perlu ada perbaikan-perbaikan dan penyesuaian kebijakan," tutupnya. (mar7/jpnn)
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi menutup Jalan Otto Iskandardinata (Otista), pada Senin (1/5) malam.
Redaktur & Reporter : Yogi Faisal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News