5 Manfaat Alpukat yang Luar Biasa, Bikin Sejumlah Penyakit Ini Ambrol

4. Diabetes melitus tipe II
Diabetes melitus tipe II adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan konsentrasi glukosa yang abnormal dalam plasma (hiperglikemia), gangguan aktivitas insulin, atau defisiensi insulin akibat penurunan sel beta.
Studi telah mengidentifikasi Persea americana mungkin memiliki sifat antidiabetes.
Ojo melakukan penelitian pada tahun 2022 untuk menilai efek konsumsi alpukat pada tikus dengan hiperglikemia.
Studi ini menunjukkan bahwa ketika tikus diberi air ekstrak alpukat, itu menghambat kematian sel beta, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menyebabkan penurunan kadar glukosa plasma.
Efek hipoglikemik alpukat dikaitkan dengan flavonoid seperti myricetin dan luteolin dan senyawa fenolik seperti asam galat.
Flavonoid dan senyawa fenolik ini mengerahkan sifat antioksidan dan antidiabetes. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi alpukat bisa berdampak positif terhadap diabetes mellitus tipe 2.
5. Fungsi kognitif
Diet kaya MUFA (asam lemak tak jenuh tunggal) bisa membantu meningkatkan kognisi (proses pemahaman) dan mengurangi penurunan kognitif.
Alpukat berpotensi meningkatkan fungsi kognitif karena kandungan MUFA, karotenoid, mikronutrien, dan serat.
Berikut ini lima manfaat alpukat yang luar biasa, salah satunya bagus untuk kesehatan kardiovaskular.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News