Tetapkan Status Siaga Bencana, Bima Arya Imbau ASN Tidak Lakukan Kunjungan Luar Kota
jabar.jpnn.com, BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk tidak melakukan kunjungan ke luar kota, jika tidak diperlukan.
Imbauan ini merupakan respons atas status siaga bencana yang belum lama ini ditetapkan Pemkot Bogor.
"Bukan melarang (dinas) luar kota, tetapi tolong di prioritaskan yang betul-betul penting saja, bagi yang tidak terlalu urgen diwakilkan saja. Saya pun tadi membatalkan ke Singkawang (luar kota) karena ingin fokus disini, artinya semua standby disini. Sampai seminggu ke depan lah ya," ucap Bima Arya, dikutip Sabtu (15/10).
Bima menyebut, wilayah Bogor sudah dalam kondisi tanggap bencana hingga akhir 2022.
Maka para pejabat, diminta membuat rencana-rencana kerja dalam penanggulangan, juga upaya pencegahan bencana.
"Artinya ada proses percepatan pengalokasian bantuan, perbaikan fisik, penganggaran, mitigasi bencana dan lain-lain. Dengan ada pejabat, maka kami bisa bergerak dengan cepat," tuturnya.
Baca Juga:
Lebih lanjut, Bima menuturkan, dalam kondisi seperti ini pihaknya memberikan ruang yang lebih maksimal untuk penanganan bencana.
"Saya minta semua siaga," pungkasnya. (mcr19/jpnn)
Setelah menetapkan status siaga bencana di Bogor hingga Desember 2022, Bima Arya imbau ASN fokus penanganan dan tidak lakukan kunjungan ke luar kota.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Lutviatul Fauziah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News