Masyarakat Diminta Tidak Sembarangan Lakukan Boikot

Kamis, 05 Desember 2024 – 10:07 WIB
Masyarakat Diminta Tidak Sembarangan Lakukan Boikot - JPNN.com Jabar
Seminar bertema Peluang dan Tantangan Integrasi AI dan Sosial Media dalam Globalisasi di Kampus UIN Sunan Gunung Djati, Kota Bandung, Selasa (3/12/2024). Foto: Source for JPNN.

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Kecanggihan teknologi memudahkan manusia dalam melakukan berbagai hal termasuk mencari informasi.

Media sosial hingga kecerdasan buatan (AI) menjadi alternatif publik, apalagi gen-z dan setelahnya sebagai platform untuk mendapatkan informasi.

Kemudahan-kemudahan tersebut membuat arus informasi semakin deras bahkan tak jarang bias.

Di tengah derasnya arus tersebut, generasi yang tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi harus lebih skeptis dan kritis dalam menyikapi semua informasi yang muncul.

Cendekiawan Muslim Indonesia, Professor Nadirsyah Hosen mencontohkan salah satu isu yang perlu dikritisi adalah maraknya ajakan boikot di Indonesia.

Titik beratnya terkait akurasi data berkenaan dengan daftar produk yang beredar di tengah masyarakat.

"Memang ini menjadi problem, kita ingin memboikot karena memang kejahatan kemanusiaan dilakukan oleh Israel. Jadi kita prinsipnya oke memboikot tetapi jangan sampai salah sasaran," ujar Nadirsyah Hosen dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Kamis (5/12/2024).

Hal tersebut disampaikan Gus Nadir, sapaannya, dalam seminar bertema Peluang dan Tantangan Integrasi AI dan Sosial Media dalam Globalisasi di Kampus UIN Sunan Gunung Djati, Kota Bandung, Selasa (3/12/2024).

Masyarakat l diminta untuk lebih bijaksana ketika mengetahui suatu produk terafiliasi Israel. 
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News