Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Sukabumi Rusak Perahu, Rumah dan Warung Warga

Selasa, 12 Maret 2024 – 19:45 WIB
Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Sukabumi Rusak Perahu, Rumah dan Warung Warga - JPNN.com Jabar
Ilustrasi gelombang tinggi di pesisir laut selatan. Ilustrator: Sultan Amanda/JPNN.com

jabar.jpnn.com, SUKABUMI - Gelombang tinggi yang terjadi di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi merusak sejumlah rumah dan warung milik warga pada Selasa (12/3).
 
"Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian ini, hanya saja sejumlah rumah dan warung yang berada di pesisir rusak, bahkan beberapa bangunan di antaranya terseret ombak," kata Kasat Polairud AKP Tenda Sukendar. 

Menurut Tenda, gelombang tinggi juga memicu terjadinya bencana banjir rob di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap serta di Kampung Katapangcondong, Patuguran, dan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

"Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan yang rusak terdampak gelombang tinggi dan banjir rob," katanya.

Menurut dia, asesmen dilakukan dari Pantai Ujunggenteng, Palabuhanratu hingga Cibangban yang berbatasan dengan Provinsi Banten.

"Kami masih menginventarisasi dampak kerusakan akibat gelombang tinggi dan banjir rob. Kami bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Selain merusak rumah, warung, dan bangunan lainnya, menurut Tenda, bencana ini juga merusak perahu nelayan yang sedang ditambatkan di pantai.

Ia mengimbau warga yang tinggal di wilayah pesisir untuk selalu waspada, karena tidak menutup kemungkinan gelombang tinggi dan banjir rob kembali terjadi. (antara/jpnn)

Gelombang tinggi yang terjadi di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi merusak sejumlah rumah, warung hingga perahu milik warga.

Redaktur & Reporter : Yogi Faisal

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News