Ratusan Warga Kota Bogor Terjangkit DBD, Bima Arya Minta Pemerintah Wilayah Berantas Sarang Nyamuk

Sejauh ini, kata dia, pemkot belum menetapkan status kedaruratan DBD di Kota Bogor. Dari data terakhir, tercatat ada empat orang meninggal dunia akibat DBD.
“Belum (penetapan status kedaruratan). Sejauh ini angkanya empat orang meninggal dan kalau ada peningkatan tentu kita tetapkan status yang meningkat,” kata dia.
Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan Dinkes telah mengadakan pertemuan secara virtual dengan kecamatan, kelurahan dan puskesmas, dalam merumuskan strategi Penanggulangan Peningkatan Kasus DBD di Kota Bogor pada 31 Januari 2024.
Selain itu, kata Retno, Dinkes juga telah memfasilitasi pencegahan dan pengendalian DBD dengan beberapa cara, di antaranya melakukan larvasidasi atau abate untuk masyarakat Kota Bogor, lalu RDT DBD (NS-1) sebagai pemeriksaan DBD lebih dini untuk pasien suspek.
“Kami juga berikan insektisida sebagai bahan aktif untuk pengasapan (fogging) serta fogging focus bagi hasil Penyelidikan Epidemiologi DBD Positif,” ujarnya. (antara/jpnn)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menginstruksikan jajarannya di wilayah untuk bergerak memberantas jentik dan sarang nyamuk penyebab DBD.
Redaktur & Reporter : Yogi Faisal
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News