Pasca Iduladha, Harga Daging Ayam dan Cabai Merah di Bandung Masih Tinggi

Selasa, 04 Juli 2023 – 12:35 WIB
Pasca Iduladha, Harga Daging Ayam dan Cabai Merah di Bandung Masih Tinggi - JPNN.com Jabar
Pedagang daging ayam di salah satu pasar tradisional di Kota Bandung. Foto: Diskominfo Kota Bandung

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Harga daging ayam dan cabai di Kota Bandung masih tinggi sepekan setelah Hari Raya Iduladha.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, harga daging ayam di pasar tradisional mencapai Rp 40.000 – Rp 42.000 per kg.

Sedangkan, harga cabai rawit Rp 40.000 – Rp 50.000 per kg, cabai tanjung Rp 80.000 – Rp 100.000 per kg di pasar tradisional.

Namun, lain halnya dengan harga daging ayam di toko ritel yang jauh lebih murah dibandingkan pasar tradisional.

“Kemarin hari Minggu saya memantau ke salah satu toko ritel. Harga daging ayam dibanderol Rp 29.900. Itu beratnya 0,8 kg atau 0,9 kg, kalau per kilogramnya jatuh di harga Rp 33.000,” kata Elly dalam keterangannya, Selasa (4/7).

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung Meiwan Kartiwa menuturkan, salah satu faktor kenaikan daging ayam karena harga pakan yang naik dan juga permintaan yang meningkat.

“Termasuk untuk cabai pun permintaannya meningkat. Cabai merah tanjung dipakai untuk masak. Sering dipakai untuk masak besar, apalagi di hari Iduladha,” ujar Meiwan.

Meiwan lalu menjelaskan alasan perbedaan harga daging ayam di pasar tradisional dengan toko ritel.

Disdagin Kota Bandung mengungkapkan penyebab harga daging ayam dan cabai masih tinggi pasca Iduladha.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News