Marak Bermunculan Aksi Geng Motor dan Begal di Bandung, Ini Penjelasan Polisi

Polisi pun mencegah adanya gangguan tersebut dengan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), salah satunya patroli berskala besar.
Menurutnya anak-anak yang bergabung ini masih memiliki emosi yang kurang stabil, sehingga timbul dari diri mereka untuk berbuat hal-hal yang akhirnya mengganggu kamtibmas.
“Biasanya anak-anak ini labil, karena berkumpul dengan teman-temannya maka timbul lah kondisii psikis yang saling berpengaruh untuk berbuat hal-hal yang akhirnya mengganggu kamtibmas,” ujarnya.
“Bila melakukan tindak pidana, ini kan sudah jelas kami proses. Tetapi apabila tidak ada tindak pidana yang dilakukan, ini yang menjadi kesulitan kami menindaklanjuti dari pada kegiatan mereka,” tambahnya.
Sementara mengenai begal, Ibrahim mengungkapkan, kejahatan seperti itu bersifat musiman. Kegiatan patroli di daerah rawan kejahatan pun tetap dilakukan oleh kepolisian untuk mencegah terjadinya hal seperti itu.
“Begal ini biasanya dilakukan secara personal, dan memang ini musiman. Dari kasus yang terjadi, memang ini secara acak, tempatnya juga acak,” tuturnya.
Guna mencegah tindak kejahatan di jalanan, petugas berpatroli dan melakukan pengawasan terhadap lingkungan yang dinilai rawan.
“Tetapi pada umumnya kami melakukan pengungkapan setelah kasusnya terjadi, dan ini sudah banyak terungkap,” tutupnya. (mcr27/jpnn)
Aksi geng motor dan begal di jalanan Kota Bandung membuat masyarakat cukup resah dan merasa tak aman. Begini kata polisi.
Redaktur : Yogi Faisal
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News