Tafsiran Warna Hitam dalam Karya Seni di Grey Art Gallery Bandung

Pameran ‘Hitam’ menyuguhkan karya dari 17 seniman undangan dan 112 seniman yang berasal dari seleksi undangan terbuka (open call).
Mulanya, Grey menargetkan ada 250 seniman yang ikut serta saat open call. Akan tetapi, karena antusiasme yang tinggi, seniman yang mengirimkan karya mencapai sekitar 800 seniman.
Dari ratusan seniman yang masuk, terpilih 112 seniman yang memamerkan karya di pembukaan galeri Grey.
Menurut Aminudin, 17 seniman yang diundang khusus dianggap mewakili berbagai kecenderungan berbeda yang diamati dari konsistensi terkait penggunaan media, artistik, dan khususnya tema dalam berkarya.
Mereka antara lain Dikdik Sayahdikumullah, Diyanto, Dolorosa Sinaga, Erwin Windu Pranata, Garis Edelweiss, Isa Perkasa, JA Pramuhendra, Louise Henryette, Mujahiddin Nurahman, Patriot Mukmin, Yasmine Aminanda, dan Zamrud Setya Negara.
“Dengan tema ‘Hitam’, pameran ini menyuguhkan hasil-hasil penafsiran mereka ke dalam gambar, lukisan, sketsa, instalasi, obyek, performance, dan teks-teks yang mengandung pernyataan atau konsep sebagai karya seni,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara umum, pameran ini ingin menawarkan kesederhanaan dalam mematok titik tolak, yakni dari sitilah hitam ke jendela makna yang lebih luas.
Dengan memilih tajuk ‘Hitam’, pameran ini diharapkan bisa menyugukan hasil penafsiran para seniman melalui beragam medium sebagai karya seni yang dipamerkan untuk diapresisi publik.
Galeri seni Grey di Kota Bandung menghadikan pameran perdana bertajuk 'Hitam' yang diikuti 129 seniman. Pameran berlangsung pada 3 Februari - 5 Maret 2023.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News