Ema Sumarna: Holywings Jangan 'Cuci Tangan' Atas Nasib Karyawannya!

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta manajemen Holywings Bandung bertanggung jawab atas nasib karyawannya.
Pasalnya, belum ada kejelasan para karyawan Holywings seusai manajemen menutup dua gerainya di Kota Bandung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ema Sumarna menuturkan, manajemen Holywings tidak bisa langsung melepas karyawan begitu saja.
“Mereka harus tetap memiliki pekerjaan, manajemen ini kan harus turut memikirkan dan bertanggung jawab, jangan melepas begitu saja,” kata Ema di Bandung, Kamis (30/6).
Menurut Ema, apabila karyawan dilepas begitu saja, bukan tidak mungkin angka pengangguran di Bandung bisa meningkat,
“Ya pasti akan berimbas dan berimplikasi, tingkat pengangguran kita bertambah lagi. Jangan-jangan bergeser kontribusi menjadi terhadap angka kemiskinan, kan itu memprihatinkan kalau itu terjadi,” ujarnya,
“Harus tanggung jawab lah, jangan memberhentikan begitu saja. Dicarikan alternatif dan solusi,” sambungnya.
Sebelumnya, ratusan karyawan gerai Holywings di Bandung terancam tak memiliki pekerjaan. Sebabnya, pengelola memutuskan untuk menutup gerainya untuk menjaga kondusifitas kota.
Pemkot Bandung minta pengelola Holywings tidak membiarkan nasib karyawannya seusai dua gerainya ditutup.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News