Gegara PMK Harga Hewan Kurban di Kota Bogor Naik 20 Persen

Selasa, 28 Juni 2022 – 18:15 WIB
Gegara PMK Harga Hewan Kurban di Kota Bogor Naik 20 Persen - JPNN.com Jabar
Ilustrasi - Hewan ternak sapi. Foto: Ricardo/jpnn.com

jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Buntut wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) harga hewan kurban di Kota Bogor mengalami kenaikan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor mencatat kenaikan harga hewan kurban juga terjadi di Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak Kota Bogor.

Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) RPH Terpadu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor Didong Suherbi mengatakan, kenaikan harga hewan kurban terjadi berkisar 20 persen.

"Karena distribusi hewan kurban saat ini susah, harga hewan kurban jadi sedikit mahal. Tetapi ada juga yang harganya masih stabil, tergantung bobotnya," katanya, Selasa (28/6).

Kenaikan harga sapi hidup berukuran kecil rata-rata berbobot 300 kilogram naik dari Rp21 juta tahun lalu menjadi Rp25 juta di tahun ini.

Tak hanya itu, ketersedian hewan kurban di RPH Bubulak pada tahun ini juga mengalami penurunan.

"Tahun lalu di RPH Bubulak ini bisa mencapai 1.500 ekor. Tetapi saat ini hanya tersedia 488 sapi dan 150 kambing," ujarnya.

Menurut data yang ada padanya, harga sapi potong impor juga naik dari sekitar Rp45.000 menjadi Rp57.000 per kilogram.

Buntut wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) harga hewan kurban di Kota Bogor mengalami kenaikan hingga 20 persen.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News