Kolaborasi ASEAN Foundation, bersama TikTok dan SAP Berikan Dampak Nyata untuk Masyarakat

Selama dua tahun terakhir, 74% dari wirausaha sosial ini dipimpin oleh perempuan, yang menggarisbawahi fokus program untuk memberdayakan pengusaha perempuan.
Selain itu, 22% dari wirausaha sosial tersebut telah menciptakan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, yang selanjutnya menunjukkan komitmen program terhadap inklusivitas dan dampak sosial.
Tahun ini, 30 wirausaha sosial di 10 Negara Anggota ASEAN dipilih dari total 278 pelamar.
Para wirausaha menerima pelatihan, pendanaan, dan mentorship untuk memperkuat kemampuan mereka, dan memungkinkan mereka untuk menciptakan dampak yang positif dan berkelanjutan di dalam komunitas mereka.
“Kami telah melihat langsung dampak transformatif yang diberikan ragam wirausaha ini terhadap komunitas mereka," ucap Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Piti Srisangnam dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Rabu (4/12/2024).
Piti menuturkan, sebagai komponen utama program ASEAN SEDP 3.0, total hibah senilai USD 45.100 telah didistribusikan ke 30 wirausaha sosial.
Dana ini akan memberdayakan wirausaha untuk melaksanakan proyek mereka dari September hingga Desember 2024, sehingga menghasilkan dampak yang berarti di komunitas mereka.
"Selain dukungan finansial, sesi mentorship yang dipersonalisasi akan diberikan untuk memastikan bahwa setiap proyek menerima bimbingan dan keahlian yang dibutuhkan untuk eksekusi yang sukses, memaksimalkan potensi mereka untuk pertumbuhan berkelanjutan dan perubahan sosial jangka panjang," ujar Piti.
ASEAN Foundation, bersama TikTok dan SAP mengumumkan pencapaian luar biasa melalui program ASEAN Social Enterprise Development Programme (ASEAN SEDP) 3.0
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News