Kadin Jabar Didesak Segera Menggelar Musyawarah Provinsi 2024

Sehingga, siapapun yang nantinya terpilih sebagai Ketua Kadin Jabar, harus memiliki visi membangun ekonomi Jawa Barat.
Ketua Kadin ke depan, harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, melakukan pembinaan anggota, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
Pemilihan pemimpin Kadin ke depan harus dilakukan dengan cermat, tanpa mengedepankan aspek pragmatisme. Siapapun yang memiliki visi bagus membangun Kadin Jabar, mesti diberi ruang dan kesempatan.
"Termasuk kalangan muda, juga memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri, asalkan memenuhi semua persyaratan yang ditentukan," ujar Basit.
Lebih lanjut Basit mengatakan, kondisi Kadin Jabar saat ini tidak baik-baik saja. Sebagai orang lama, dia menyatakan keprihatinannya atas kondisi Kadin Jabar saat ini.
Dia mengungkapkan, bahwa Kadin Jabar memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang memahami pentingnya amanah organisasi.
“Harus segera diambil langkah cerdas dan cepat untuk mengatasi kondisi Kadin Jabar saat ini. Karena, salah satu gejolak yang terjadi saat ini disebabkan oleh krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan Kadin Jabar saat ini,” katanya.
Krisis tersebut, lanjut Tb Basit, ditandai dengan adanya mosi tidak percaya dari Kadin kabupaten/kota dan Anggota Luar Biasa (ALB), yang merupakan hasil akumulasi dari berbagai persoalan selama beberapa tahun terakhir.
Kadin kabupaten dan kota di Jawa Barat meminta induk organisasinya di tingkat provinsi segera menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov).
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News