Pengakuan Sopir Bus Maut SMK Lingga Kencana, Rem Blong dan Putuskan Tabrak Tiang Listrik

“Apabila hasil penyelidikan mengarah ke tersangka, seperti contoh pengusaha (bus), itu kami juga akan terapkan pasal terkait pengusaha yang mungkin ada kelalaian dan sebagainya, bisa dijadikan tersangka, ini sangat memungkinkan,” terang dia.
Selain itu, ia mengatakan bahwa jalur yang dilalui masuk kategori rawan karena kecelakaan tidak hanya sekali terjadi.
Oleh karena itu, pihaknya akan menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk pembenahan dan menekan potensi kecelakaan berulang.
“(Jalur) ini adalah blank spot, sering terjadi kecelakaan di sini, kemudian kita nanti ada FGD setelah ini, setelah olah TKP, setelah penyelidikan. Nanti kami akan memberikan rekomendasi," ujarnya.
"Salah satunya masalah rekayasa lalu lintas, penambahan rambu, atau mungkin seperti (jalan) diperlebar dan sebagainya, itu semua akan kami tuangkan di fokus grup diskusi, sehingga kami berikan rekomendasi kepada pemerintah untuk masalah jalan ini,” lanjut dia. (mcr27/jpnn)
Begini cerita sopir bus SMK Lingga Kencana yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Ciater, Subang.
Redaktur : Yogi Faisal
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News