Mentan Puji Pompanisasi di Sumedang, Tingkatkan Produktivitas Padi 200 Persen

jabar.jpnn.com, SUMEDANG - Pelaksana harian (Plh) Pj Bupati Sumedang Tuti Ruswati mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau pompanisasi di areal pesawahan Desa Marongge, Kecamatan Tomo, Jumat (5/4).
Areal sawah di Desa Marongge merupakan sawah tadah hujan yang hanya bisa panen satu kali selama setahun. Dengan pompanisasi dari Sungai Cilutung diharapkan bisa panen tiga sampai empat kali dalam setahun.
Pompanisasi dari Sungai Cilutung bisa mengalirkan air 20 liter per detik untuk mengairi 51,6 hektare sawah di Desa Marongge.
“Dengan pompanisasi ini diharapkan bisa panen menjadi empat kali dalam setahun,” kata Plh Pj Bupati Tuti, dikutip Sabtu (6/3).
Tuti bersyukur, Sumedang mendapat bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian yang bisa meningkatkan produksi pangan dan membantu para petani.
“Pak Mentan akan memberikan pompanisasi sebanyak dibutuhkan. Kami juga mengusulkan pompanisasi untuk areal pesawahan di Ujungjaya yang sawahnya tadah hujan dan kawasan agroteknologi dan agribisnis," ucapnya.
Saat kunjungan ke Sumedang, Mentan menyerahkan bantuan Rp7,06 miliar untuk Sumedang.
Bantuan itu berupa benih padi senilai Rp 2,02 miliar untuk 5.945 hektare, benih jagung untuk 5.131 hektare senilai Rp 4,61 miliar dan satu unit mesin perontok padi senilai senilai Rp 430 juta.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memuji pompanisasi di area persawahan di Kabupaten Sumedang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News