Tingkatkan Kesiapan Rumah Sakit Menghadapi Bencana, Kemenkes Gandeng TNI-Polri

Rabu, 27 Maret 2024 – 09:32 WIB
Tingkatkan Kesiapan Rumah Sakit Menghadapi Bencana, Kemenkes Gandeng TNI-Polri - JPNN.com Jabar
Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa dan Kapusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana. Foto: Source for JPNN.

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus melakukan penguatan dan pengembangan rumah sakit di Indonesia. Salah satunya melalui penyusunan pedoman dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait dengan Penanggulangan Krisis Kesehatan.

Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa menuturkan rumah sakit memegang peranan vital untuk mengurangi atau meminimalisir angka kesakitan dan kematian akibat bencana.

Rumah sakit juga berperan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, menjadi tempat rujukan, menyediakan data, dan informasi kesehatan termasuk melakukan surveilans, serta berkontribusi dalam kegiatan preventif dan promotif.

"Untuk menjalankan perannya tersebut maka RS tersebut harus tetap aman, berfungsi, serta dapat diakses pada situasi bencana atau disebut sebagai RS aman bencana atau safe hospital," ucap Kunta dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Rabu (27/3).

Lebih lanjut, Kunta menuturkan penandatanganan kerjasama (PKS) bersama TNI-Polri dan PP Muhammadiyah merupakan bentuk upaya dari Kemenkes untuk terus menjalin sinergitas, khususnya di bidang kesehatan dan kesiapan rumah sakit sebelum serta sesudah ada bencana.

"Kami ada penandatanganan kerjasama dengan TNI-Polri dan PP Muhamadiyah, kami ingin membuat semua rumah sakit di indonesia itu punya standar keamanan yang tinggi sebelum ada kejadian bencana atau saat kondisi krisis," ucap Kunta.

Kunta menuturkan, Kemenkes tidak bisa berjalan sendiri bila terjadi bencana di Indonesia. Oleh karena itu, kerjasama antara Kemenkes, TNI-Polri dan lembaga lainnnya yang bergerak di bidang kesehatan sangatlah penting.

"Dari pengalaman sebelumnya, kalau ada bencana rumah sakit itu menjadi tulang punggung, penanganan yang cepat fatality ratenya bisa menurun. Rumah sakit harus punya sarana prasarana yang bagus dan juga adalah sdm nya manajemen rumah sakit," ujar Kunta.

Kementerian Kesehatan menggandeng TNI-Polri dan PP Muhamadiyah dalam hal penguatan sarana serta prasarana rumah sakit di Indonesia.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News