Target Zero Stunting di 2023, Ini Upaya Pemprov Jabar

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus berupaya menurunkan angka prevalensi stunting atau tengkes pada anak. Beberapa cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan pola asuh, pola makan, dan sanitasi.
Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Atalia Praratya Kamil mengatakan, Jabar mengerahkan 1,4 juta kader PKK untuk mendampingi keluarga.
“Ada tiga hal yang kami doronf untuk menurunkan angka stunting yaitu pola asuh, pola makan dan sanitasi. Semua program ini ada di PKK yang kadernya sebanyak 1,4 juta,” kata Atalia ditemui seusai sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepetan Penurunan Angka Stunting (RAN PASTI) di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Bandung, Jumat (11/3).
Menurutnya, untuk mengejar target Jabar zero stunting di tahun 2023, PKK Jabar bersama BKKBN dan bidan desa telah membentuk Tim Pendamping Keluarga.
Atalia berharap, tim yang anggotanya berjumlah 37 ribu orang itu mampu menjangkau sasaran keluarga lebih dekat.
“Tim ini berasal dari kader PKK, kader KB dan bidan desa dengan harapan menjangkau lebih dekat keluarga sasaran,” ujarnya.
Sebagai waki ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Jabar, Atalia juga menggandeng 52 ribu posyandu yang akan menjadi garda terdepan penurunan stunting.
Salah satu upayanya adalah menambah meja pelayanan posyandu yang tadinya lima menjadi enam buah. Meja keenam dipergunakan menangani permasalahan spesifik, salah satunya stunting.
Pemprov Jawa Barat terus berupaya menurunkan angka prevalensi stunting atau tengkes pada anak. Simak penjelasan Atalia Kamil.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News