Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

“Artinya bencana kita tidak harapkan, tapi yang terpenting kita respons cepat, dari kami pemerintah TNI/Polri untuk memberikan respons cepat dan agar masyarakat tetap merasa ada respoons di pemerintah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Jabar Dani Ramdan mengatakan, sepanjang tahun 2023 sudah terjadi 1.700 bencana alam yang didominasi kejadian angin putting beliung dan tanah longsor.
Adapun beberapa daerah juga disebutnya menjadi yang paling rawan terjadi bencana.
“Kalau intensitas kejadian bencana itu di Kabupaten Bogor paling banyak. Selain daerahnya luas, penduduknya juga padat. Ditambah musim hujannya hampir sepanjang tahun. Yang kedua adalah Cianjur dan Garut Selatan, tapi kalau memasuki musim hujan, biasanya daerah Pantura itu banjir,” tutur dia.
“Jadi, longsor di selatan, banjir di utara,” lanjutnya. (mcr27/jpnn)
Pemprov Jabar menetapkan status siaga darurat bencana yang diterbitkan melalui SK Gubernur 360/Kep.764-BPBD/2023.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News