Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Belasan Kios di Terminal Leuwipanjang Terbakar

Asep menuturkan, api pertama kali muncul dari gudang tempat penyimpanan barang, seperti air mineral dan sering ditinggal oleh pemiliknya.
Baca Juga:
Api yang membakar kios itu lalu merembet ke rumah makan yang ada di sampingnya.
“Total ada 10-12 kios yang terbakar. Alhamdulillah korban jiwa tidak ada, semua sudah evakuasi dan pemadam sekarang sedang dilakukan pendinginan,” ucapnya.
Akibat kebakaran ini, kata Asep, operasional di terminal sempat terganggu. Aktivitas layanan bus seperti bus DAMRI, Trans Metro Bandung (TMB), dan lainnya.
“Ya, terganggu bus DAMRI, TMB dan lainnya sempat terhenti karena api khawatir merembet ke bus. Jadi, pelayanan terminal juga sempat terhenti,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Asep, api yang melahap 12 kios itu terjadi dalam waktu 30 menit. Setelah dilakukan pendinginan, area kebakaran kemudian dipasang garis polisi dan pedagang untuk sementara dilarang berjualan di sana.
“Pelayanana kalau sudah beres (pendinginan) akan normal lagi, karena terminal sudah pindah ke terminal baru, yang terganggu hanya bus kota, TMB dan lainnya. Sisanya tidak terganggu,” ujarnya. (mcr27/jpnn)
Belasan kios di Terminal Leuwipanjang Bandung, habis dilahap si jago merah. Pelayanan yang sempat terganggu kini sudah mulai membaik.
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News