Pengusaha Tahu di Depok Bakal Melakukan Tiga Hal Ini Jika Harga Kedelai Masih Mahal

jabar.jpnn.com, DEPOK - Pengusaha tahu di Depok bakal menggelar mogok produksi serentak selama tiga hari, akibat melambungnya harga kacang kedelai.
Pemilik Usaha Tahu 234, Imron mengatakan, rencana mogok produksi tersebut dilakukan sesuai imbauan paguyuban.
“Rencananya mogok kerja serentak akan dilakukan pada 21 Februari hingga 23 Februari 2022. Tapi sampai saat ini belum ada info lebih lanjut dari paguyuban," katanya, pada Selasa (15/2).
Imron bercerita, sebelumnya mogok kerja pernah dilakukan pihaknya bersama paguyuban se-Jabodetabek selama dua hari lantaran harga kacang kedelai yang melonjak kala itu.
Kemungkinan, hal serupa juga bakal dilakukan pihaknya bersama paguyuban, mengingat saat ini harga kacang kedelai masih melambung tinggi.
"Untuk saat ini kami masih berkoordinasi dengan paguyuban. Jika memang hingga tanggal 20 Februari 2022 belum ada solusi mungkin kami akan mogok produksi dengan semua pegusaha tahu se-Jabodetabek,” tuturnya.
Untuk menekan biaya produksi, sempat ada rencana menaikan harga tahu hingga mengurangi ukurannya. Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu arahan paguyuban.
"Ada rencana menaikan harga tahu, atau mengecilkan ukuran tahu untuk menekan biaya produksi. Tapi itu semua belum kami lakukan. Karena kami masih menunggu keputusan dari paguyuban agar serentak," ujarnya.
Akibat melambungnya harga kacang kedelai di pasaran, pengusaha tahu di Depok akan menggelar mogok produksi hingga menaikan harga jual tahu demi menekan biaya produksi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News