Akibat Kelelehan 6 Petugas Pemilu di Kota Depok Jatuh Sakit

jabar.jpnn.com, DEPOK - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Willi Sumarlin sebut ada enam petugas pemilu yang jatuh sakit seusai pencoblosan pada 14 Februari lalu.
Hal tersebut terjadi lantaran para petugas kelelahan.
“Empat orang merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan dua lainnya petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS), jadi totalnya ada enam yang sempat dirawat di rumah sakit,” ucapnya.
Meski demikian, dirinya mengatakan bahwa saat ini petugas yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit kini sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Selain itu, Willi juga menyebut pada saat proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan, terdapat dua anggota PPS yang jatuh sakit.
“Tetapi hanya istirahat di rumah saja, tidak sampai dibawa ke rumah sakit. Karena proses rekam ini membutuhkan energi yang ekstra, karena ada dua yang kelelahan sampai sakit,” tuturnya.
Baca Juga:
Meski demikian, pihaknya menuturkan tidak ada petugas yang meninggal dunia akibat kelelahan seperti pemilu pada periode sebelumnya.
“Alhamdulillah tidak terjadi lagi peristiwa seperti 2019, di mana ada petugas yang meninggal karena kelelahan,” pungkasnya. (mcr19/jpnn)
Ketua KPU Depok, Willi Sumarlin sebut ada beberapa petugas pemilu yang sakit akibat kelelehan setelah pencoblosan maupun saat rekapitulasi penghitungan suara.
Redaktur : Yogi Faisal
Reporter : Lutviatul Fauziah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News