Gus Imin Janji Alihkan Dana Food Estate ke Pupuk

"Puluhan triliun malah dipakai untuk food estate yang gagal. Hentikan food estate, uangnya salurkan buat petani," tuturnya.
Seharusnya, uang sebesar itu dibuat untuk memperkuat ketahanan pangan, misalnya dengan membangun industri pupuk yang selama ini masih kesulitan menyuplai para petani.
Padahal ketika suplai pupuk diperbaiki dan tidak langka atau harganya mahal, petani bisa memproduksi hasil pertanian lebih banyak.
"Food estate yang gagal dan tidak menghasilkan apapun, ketahanan pangan kita tidak ada," ucapnya.
Ia menambahkan, seharusnya dari dulu ada intervensi besar dari pemerintah dalam penyediaan pupuk bagi petani.
Sayangnya, intervensi ini dinilai kurang, sehingga perusahaan yang bergelut di bidang pembuatan pupuk tidak serius untuk memberikan bantuan kepada petani.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan pernyataan bahwa tahun ini akan menyediakan pupuk dalam jumlah besar dan harganya terjangkau. Namun, keinginan itu sudah terlambat karena kebutuhan pupuk petani sudah sedari dulu.
"Pas saya bilang pupuk (langka), Pak Jokowi langsung bilang 2024 akan diguyur untuk menangani pupuk. Telat saudara-saudara, telat apa telat," ungkapnya.
Cawapres 01 Muhaimin Iskandar berjanji akan memperbaiki masalah pupuk bagi para petani bila terpilih secara Wakil Presiden 2024-2029.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News