BOR RS di Jabar 25,91 Persen, Wagub Uu Minta Masyarakat Jangan Lalai Prokes
jabar.jpnn.com, BANDUNG - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Jawa Barat melaporkan angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jawa Barat, berada di angka 25,91 persen dengan sebaran tertinggi di kawasan Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya.
BOR ini menunjukkan penurunan yang signifikan, dari yang sebelumnya di angka 44,67 persen.
Wakil Gubernur (Wagub) Jabar menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh keperluan sarana prasarana jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal ini karena sebanyak 17 kabupaten/kota di Jabar kembali naik level ke level 3 PPKM, dan sembilan kabupaten/kota di level 2. Sementara, Kabupaten Pangandaran menjadi satu-satunya wilayah yang berada di level 1.
"Data terbaru hari ini, jika mengacu pada kapasitas maksimal rumah sakit (19.695 tempat tidur), BOR di Jabar 25,91%," kata Wagub Uu dalam keterangan resminya, Jum'at (18/2).
Lebih lanjut, Uu mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 23 tempat isolasi terpadu atau isoter bagi pasien terkonfirmasi covid-19.
"Sehingga apabila ada kenaikan kasus tidak akan panik seperti sebelumnya," katanya.
Wagub Uu mengimbau, masyarakat tidak lalai dalam memperketat protokol kesehatan. Menurutnya, peningkatan kasus terkonfirmasi yang terjadi selama satu pekan ini salah satunya diakibatkan kelalaian masyarakat.
Wagub Jabar mengimbau masyarakat untuk tidak lalai menerapkan prokes karena angka BOR di RS Covid-19 di angka 25,91 persen.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News