Mengejutkan, Kombes Ibrahim Ungkap Fakta Pedemo Anarkistis

Sabtu, 29 Januari 2022 – 19:00 WIB
Mengejutkan, Kombes Ibrahim Ungkap Fakta Pedemo Anarkistis - JPNN.com Jabar
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com)

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Penyidik dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap 731 pedemo yang tergabung dalam organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) pascademo berujung kericuhan di Mapolda Jabar, pada Kamis (27/) lalu. 

Dari hasil pemeriksaan yang diakukan secara acak, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, kalau sebagian besar anggota ormas GMBI yang diamankan mengaku tak memiliki pekerjaan atau menganggur. 

Kemudian, ada beberapa anggota yang mengaku bekerja sebagai buruh lepas. 

"Dari wawancara di tempat pada beberapa orang, banyak yang menganggur gak ada kerjaan, kemudian ada juga buruh lepas gitu," kata Ibrahim dikonfirmasi, Sabtu (29/1).

Diketahui, dalam aksi tersebut 11 orang sudah ditetapkan Polda Jabar sebagai tersangka kericuhan di Mapolda Jabar. 

Dua tersangka di antaranya adalah Ketua Umum GMBI M Fauzan dan JJ, pelaku penunggang patung Macan Lodaya di Mapolda Jabar. 

Kemudian, 670 dari 731 orang yang diamankan polisi, telah dikembalikan ke wilayah asalnya masing-masing.

Mereka ada yang berasal dari kabupaten/kota di Jabar dan Jateng.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menyampaikan fakta para pedemo yang terlibat dalam kericuhan demo ormas GMBI di Mapolda Jabar. Ini faktanya
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News