Kisah Luar Biasa Galih Purnama, Pria Disabiltas yang Lolos Jadi PNS di Kota Bogor

"Antisipasinya dengan cara belajar, berlatih, walaupun saya tidak bisa melihat tetapi dengan saya terus dan terus berlatih pasti bisa,” terangnya.
Galih mengaku mendapat informasi penerimaan CPNS dari media yang kemudian ditindaklanjuti dengan mencari formasi yang menerima peserta kebutuhan khusus.
Dengan dibantu temannya, Galih menelusuri daerah yang menerima disabilitas di Jawa Barat.
Saat itu dia menemukan Kota Bogor menerima peserta disabilitas untuk menjadi analis kemasyarakatan, di Kecamatan Bogor Selatan.
"Kemudian saya daftar. Tetapi sebelum daftar, saya juga sempat bertanya apakah disabilitas netra bisa, karena saya pikir analis butuh penglihatan. Ternyata alhamdulillah, Pemerintah Kota Bogor sangat terbuka, saya dipersilakan untuk daftar," jelasnya.
Galih menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah, serta Kepala BKPSDM yang sudah membuka formasi dan memberikan kesempatan kepada disabilitas untuk ikut tes.
"Alhamdulillah selama satu tahun ini berjalan dengan lancar, memberikan layanan ke masyarakat sebagai analis kemasyarakatan di Bogor Selatan, berkat dukungan dan bantuan dari atasan, rekan kerja yang selalu support," ujarnya.
Melihat semangat dan perjuangan Galih Purnama, Bima Arya pun menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah memilih untuk mengabdi melayani masyarakat Kota Bogor.
Kisah perjuangan Galih Purnama, pemuda penyandang disabilitas (tunanetra) yang berhasil lolos menjadi PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News