Campaign dan Happy Heart Galakkan Pembangunan Sekolah Demi Kemajuan Indonesia

Selasa, 14 Februari 2023 – 14:22 WIB
Campaign dan Happy Heart Galakkan Pembangunan Sekolah Demi Kemajuan Indonesia - JPNN.com Jabar
Contoh sekolah darurat di Indonesia Timur. Foto: Source for JPNN.

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal sebagai provinsi yang menyimpan sejuta pesona alam. NTT sempat dinobatkan sebagai
destinasi terbaik dunia versi Lonely Planet.

Namun, kondisi pendidikannya tidak berbanding lurus dengan keindahan alamnya. Hingga saat ini, masih banyak anak-anak di sana yang belum dapat menempuh pendidikan karena kurangnya sarana dan prasarana yang memadai.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, Provinsi yang dikenal dengan Bumi Flobamora ini berada pada peringkat tiga paling rendah dalam hal akses pendidikan.

Sulitnya akses pendidikan yang berkualitas di NTT adalah ironi dari UUD 45. Hak mendapatkan pendidikan layak tertuang dalam Pasal 28C Ayat 1 yang berbunyi, “Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.”

Lantas bagaimana anak-anak NTT mendapatkan haknya jika bangunan sekolahnya saja tidak layak pakai?.

Kondisi ini menggugah Happy Hearts Indonesia, sebuah organisasi nirlaba lokal, untuk membantu anak-anak mengakses pendidikan di bangunan yang aman dengan meluncurkan kampanye #GembiraBangunSekolah di aplikasi Campaign #ForChange. Berdiri pada tahun 2006, organisasi ini bertekad membangun kembali sekolah-sekolah yang rusak.

Melalui kampanye ini, Campaign Manager Happy Hearts Indonesia, Nanda September berharap, anak-anak di NTT dapat merasakan bahagianya kembali ke sekolah.

“#GembiraBangunSekolah bertujuan mengajak semua kalangan untuk dapat berpartisipasi dalam mendukung pembangunan kembali sekolah. Sebagai organisasi yang berdedikasi untuk membangun kembali sekolah di wilayah tertinggal, kami ingin terus membangun lebih banyak sekolah agar setiap anak di Indonesia memiliki akses pendidikan di bangunan sekolah yang aman dan
berkelanjutan," kata Nanda dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Senin (14/2).

Kasih sayang untuk Anak-anak Indonesia, Happy Hearts dan Campaign galang kampanye #GembiraBangunSekolah.
Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News