Pemkab Cianjur Siapkan Anggaran Rp 8 Miliar untuk BLT Kenaikan Harga BBM

Sabtu, 17 September 2022 – 19:00 WIB
Pemkab Cianjur Siapkan Anggaran Rp 8 Miliar untuk BLT Kenaikan Harga BBM - JPNN.com Jabar
Ilustrasi warga penerima bantuan langsung tunai atau BLT. Foto: Diskominfo Kota Bandung

jabar.jpnn.com, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8 Miliar untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Anggaran tersebut, diambil dari dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) di Perubahan APBD 2022.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Cianjur, Ahmad Danial menjelaskan, realisasi anggaran tersebut akan dilakukan setelah Perubahan APBD 2022 ditetapkan pada bulan Oktober.

Kemudian, pihaknya akan melakukan verifikasi data penerima BLT ke dinas terkait. Sehingga, pembagian bantuan sosial langsung tunai akan tepat sasaran.

"Kami akan melaporkan ke provinsi setelah Rencana Anggaran Biaya Pendapatan Daerah (RAPBD) disetujui. Sehingga hasil evaluasi dari propinsi tuntas akan langsung disalurkan ke warga yang terdampak penyesuaian harga BBM," kata Danial di Cianjur, Sabtu (17/9).

Danial menuturkan, pengalokasian dana tersebut sesuai dengan peraturan menteri keuangan untuk dialokasikan sebagai bantuan
sosial bagi warga terdampak kenaikan BBM.

Di antaranya, tukang ojek, sopir angkutan dan nelayan guna menciptakan lapangan kerja padat karya melalui subsidi BBM.

"Kami berharap evaluasi di provinsi tidak lama, sehingga penyaluran bantuan sosial terkait penyesuaian harga BBM dapat segera disalurkan agar dapat meringankan beban warga. Hitungan per orang nantinya akan mendapat Rp 600 ribu," katanya.

Pemkab Cianjur siapkan anggaran sebesar Rp 8 Miliar untuk BLT bagi warga terdampak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News