Mahasiswi UNP Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum PN Kota Sukabumi

jabar.jpnn.com, SUKABUMI - Seorang mahasiswi Universitas Nusa Putra (UNP) Sukabumi diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pegawai Pengadilan Negeri Sukabumi di ruang kesehatan PN Sukabumi di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi.
"Kami mengecam perbuatan oknum PN Sukabumi yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak didik kami, namun kami tidak mengecam lembaga PN Sukabumi," kata Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNP Sukabumi, Rida Ista Sitepu di Sukabumi, Kamis (27/2).
Rida atas nama UNP juga mengapresiasi langkah cepat PN Sukabumi yang dikomandoi langsung pimpinannya mengusut kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
Selain itu, lembaga tersebut pun tidak mentolerir oknum pegawai honorernya yang diduga melakukan tindak pelecehan seksual dengan memberikan memberikan sanksi tegas berupa penonaktifan.
Pihak kampus baru mengetahui kejadian ini setelah adanya laporan yang masuk ke Satgas PPKS pada Senin (24/2). Kemudian pada Selasa (25/2), pihaknya memanggil korban untuk diminta keterangan.
Dari keterangan korban yang merupakan mahasiswi jurusan hukum tersebut, kampus mendapatkan informasi kronologis kejadian. Sebelumnya korban mengaku tidak berani dan malu melaporkan kasus yang baru dialaminya itu.
Kemudian pada Rabu (26/2), Satgas PPKS UNP mendatangi PN Sukabumi untuk berkoordinasi dan pihaknya mengapresiasi pimpinan lembaga tersebut yang menyambut baik kedatangan tim satgas.
Bahkan, pimpinan PN Sukabumi datang langsung ke kampus untuk bertemu dengan korban dan memastikan kasus ini akan ditindaklanjuti dan pelakunya dijatuhi sanksi tegas.
Mahasiswi Universitas Nusa Putra (UNP) Sukabumi diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum pegawai Pengadilan Negeri Kota Sukabumi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News