Asmawa Tosepu Tinjau Pembangunan Kantong Parkir Kendaraan Tambang di Parung Panjang

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu memetakan strategi penanganan polemik di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, karena truk atau angkutan khusus tambang di wilayah tersebut kerap beroperasi di luar aturan.
"Kami cari solusinya, dimulai dengan meninjau langsung kondisi Parungpanjang hari ini," kata Asmawa.
Asmawa yang baru dilantik dua hari sebagai Pj Bupati Bogor, langsung meninjau kondisi jalan dan lokasi pembangunan kantong parkir untuk truk tambang bersama beberapa kepala perangkat daerah (PD) lingkungan Pemkab Bogor.
Lahan parkir seluas 4 hektare tersebut akan difungsikan sebagai tempat bagi transporter untuk menunggu jam operasional truk tambang dibuka.
Maraknya truk tambang yang beroperasi di luar aturan jam operasional telah menyebabkan jalur utama di Parungpanjang rusak dan berdebu, serta menimbulkan korban dari kecelakaan lalu lintas.
Asmawa menyebutkan sambil melakukan pemetaan, dirinya juga berkoordinasi dengan lintas instansi, mulai dari pemerintah provinsi, beberapa kementerian, hingga pemerintah daerah tetangga seperti Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten.
"Kami sudah ketemu tokoh masyarakat Banten Pak Tb Jayabaya dan beliau akan membantu untuk menyelesaikan ini. Nah itu kira-kira tugas ke depan," kata Asmawa yang juga merupakan Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Dadang Kosasih menjelaskan kantong parkir untuk truk tambang dengan daya tampung 1.000 kendaraan itu dibangun di perbatasan wilayah Parungpanjang, tepatnya di Desa Ciomas, Tenjo, Bogor.
Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengunjungi langsung lokasi pembangunan kantong parkir untuk truk tambang di Parung Panjang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News