Kualitas Udara Jabodetabek Buruk, Mohammad Idris: Depok Masih Aman

jabar.jpnn.com, DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengeklaim polusi udara di wilayahnya masih relatif aman.
Idris menyebut, pihaknya memiliki alat pengukur pencemaran udara.
“Kami tempatkan sebuah alat di tempat-tempat yang memang berpotensi pencemaran udara, seperti di Jalan Margonda Raya dan Jalan Raya Sawangan,” ucap Idris dikutip Sabtu (19/8).
Dia menjelaskan, dari alat pengukur tersebut diketahui pencemaran udara Kota Depok masih di bawah wilayah lainnya.
“Menurut alat yang kami punya itu, Depok masih jauh dibawah kota-kota metropolitan yang ada di sekitarnya,” tuturnya.
Diketahui, beberapa hari terakhir polusi udara di Jabodetabek sedang buruk. Sehingga, Idris sebut telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan dan menjaga kualitas udara.
“Yakni masalah penghijauan, kemudian efektivitas pembangunan taman-taman yang kami bangun di setiap kelurahan itu dimanfaatkan, serta pelestarian ya situ-situ yang ini juga memang kira komunikasikan ke pusat, untuk kita juga dibantu, disubsidi, untuk pelestarian setu-setu yang ada di Kota Depok,” kata Idris.
Baginya, penanaman pohon sangat penting bagi lingkungan. Hal ini setidaknya dapat mengurangi polusi udara di Kota Depok.
Kualitas udara buruk beberapa hari terakhir, membuat Kota Depok terus memperluas ruang terbuka hijau untuk mencegah dan mengurangi polusi udara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News