Mahasiswa Bandung Desak KPK 'Garap' Ema Sumarna dalam Kasus Suap Smart City

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Sejumlah mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa (Alma) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bandung, Jl Merdeka, Jumat (4/8).
Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, melakukan pengembangan dalam kasus suap program smart city.
"Kasus korupsi smart city membuat seluruh masyarakat Kota Bandung menjadi skeptis terhadap pemerintah. Beberapa instansi disebut menerima aliran dana dari kasus tersebut," kata Korlap aksi, M Ari.
Lebih lanjut, kata Ari, terdapat sejumlah fakta persidangan yang bisa dijadikan dasar oleh KPK dalam melakukan pengembangan dalam kasus ini.
Salah satunya, soal nama-nama yang disebutkan saksi yang diduga turut menerima duit suap program smart city Pemkot Bandung.
"Dari fakta persidangan yang telah digelar, aliran dana korupsi tersebut diduga mengalir ke beberapa nama dan instansi seperti Plh Wali Kota bandung (Ema Sumarna), DPRD dan APH di Kota Bandung," kata Ari.
Baca Juga:
Ari pun meminta KPK bisa menindak tegas sejumlah pejabat yang disebut menerima alirap suap kasus Bandung Smart City.
"Pada intinya, kami menuntut KPK menindak tegas semua pejabat yang ikut terlibat," tegasnya. (mar5/jpnn)
Sejumlah mahasiswa di Kota Bandung melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota. Mereka mendesak KPK 'menggarap' Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna.
Redaktur & Reporter : Ridwan Abdul Malik
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News