Menyatakan Tidak Sanggup, PPK Tapos Sebut Ada Intimidasi Selama Rekapitulasi

Kamis, 07 Maret 2024 – 12:25 WIB
Menyatakan Tidak Sanggup, PPK Tapos Sebut Ada Intimidasi Selama Rekapitulasi - JPNN.com Jabar
Beredar surat pernyataan ketidaksanggupan PPK Tapos dalam melaksanakan rekapitulasi, lantaran mendapatkan intimidasi bahkan sampai menyasar keluarga mereka. Foto: Source for JPNN.

jabar.jpnn.com, DEPOK - Beredar surat pernyataan sikap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tapos, yang menyebut mendapatkan intimidasi dalam proses rekapitulasi suara Pemilu 2024.

Surat tersebut ditandatangani Ketua PPK Jaelani bersama 4 anggotanya, yakni Riswan Setiawan, Mahfudz, Syahrudin, dan Jakaria.

Dalam surat yang beredar tersebut, mereka menyatakan ketidaksanggupan dalam melaksanakan rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan.

“Kami atas nama PPK Tapos dengan ini menyatakan sikap ketidaksanggupan kami melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kecamatan," tulis dalam surat tersebut.

Selain mengaku tidak sanggup, mereka juga mengaku mendapatkan intimidasi dari salah satu pihak, bahkan sampai ke keluarga mereka.

“Kondisi wilayah yang sudah tidak kondusif dengan adanya intimidasi kepada anggota PPK bahkan kepada keluarga," ungkapnya.

Kemudian, PPK Tapos menyerahkan pelaksanaan rekapitulasi tingkat kota kepada KPU Depok.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPU Kota Depok untuk melaksanakan rekapitulasi dilaksanakan langsung di tingkat kota," tutup surat tersebut. (mcr19/jpnn)

Beredar surat pernyataan ketidaksanggupan PPK Tapos dalam melaksanakan rekapitulasi, lantaran mendapatkan intimidasi bahkan sampai menyasar keluarga mereka

Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Lutviatul Fauziah

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News