Ridwan Kamil Merestui Pemkot Bogor Stop PTM di Semua Jenjang Sekolah

Eks Wali Kota Bandung itu meminta wali kota dan bupati di wilayah untuk tetap memantau secara seksama dalam pemberlakuan protokol kesehatan di sekolah, hingga menilik setiap kasus yang muncul.
Baca Juga:
"Daerah lain belum ada, saya bilang tadi dari semua isu sekarang itu ngumpulnya kan di Bodebek, maka kepada Wali Kota Bekasi, Wali Kota Bogor di daerah yang padat untuk memantau PTM secara serius," jelas dia.
Berdasarkan pengamatan pria yang karib disapa Kang Emil itu, wilayah Depok dan Bekasi menjadi wilayah yang pola peningkatan (kasus) terjadi di lingkungan sekolah.
"Tetapi kasus yang terukur baru di Kota Bogor, feeling saya Depok, Bekasi kelihatannya memiliki pola peningkatan yang sama juga di titik sekolah. Jadi saya minta dievaluasi, hanya tadi Kang Bima meminta izin dan saya izinkan bersama Forkompinda untuk menunda dulu PTM sampai situasi terkendali," terangnya.
Ridwan Kamil mengakui, bahwa terjadi peningkatan kasus di Jabar sejak awal tahun 2022.
Bahkan, tercatat 492 kasus probable omicron berdasarkan hasil pengetesan yang dilakukan pada 21 sampai 28 Januari.
Istilah probable mengacu pada kemiripan gejala varian omicron. Namun, kepastiannya perlu dilakukan pengetesan kembali.
Disinggung mengenai kebijakan work from home, Riswan Kamil menyebut, masih menunggu arahan dari pemerintah pusat
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyetujui permintaan Wali Kota Bogor untuk menghentikan sementara kegiatan PTM di Kota Bogor karena angka kasus covid-19 yang meningkat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News