Soal Vaksinasi Booster, Pemkot Bandung Masih Fokus Vaksinasi Anak 6-11

Yana menambahkan, bila program vaksinasi booster nanti berjalan, maka pihaknya akan memprioritaskan untuk orang lanjut usia (lansia).
"Awal lansia dulu. Kuota berapanya saya belum tahu angkanya berapa. Tetapi yang pasti itu semua gratis, berbayar enggak jadi," jelasnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyampaikan bahwa warga Kota Bandung dipastikan belum bisa mendapat vaksin penguat atau booster sesuai jadwal pemerintah, Rabu (12/1).
Hal itu dikarenakan, Dinkes masih belum mendapatkan petunjuk teknis serta segala kesiapan logistik.
"Kami masih menunggu karena kesiapan itu dari pemerintah pusat. Kami sampai sekarang belum ada juknisnya (petunjuk teknis)," kata Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara di Bandung, Selasa (11/1).
Kata Ahyani, juknis tersebut berkaitan dengan pemberian vaksin yang homolog atau heterolog.
"Misalnya, ketika seseorang mendapat vaksin pertama dan kedua adalah Sinovac, maka vaksin booster ini harus Sinovac kembali. Atau bisa juga vaksin booster ini diberikan berbeda dengan dua vaksin awal yang diterima seseorang," ujarnya. (mcr27/jpnn)
Pemkot Bandung masih fokus pada program vaksinasi anak 6-11 tahun, di tengah program vaksinasi booster yang dicanangkan pemerintah pusat. Apa alasannya?
Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News