Bima Arya Dibuat Naik Pitam Saat Sidak ke Pembangunan Trotoar Pandu Raya Bogor

jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pembangunan trotoar Pandu Raya, di Jalan Regional Ring Road (R3) yang menghubungkan antara Kecamatan Bogor Utara dengan Kecamatan Bogor Timur, Selasa (25/10).
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi beserta camat dan lurah setempat.
Menurut laporan yang diterima Bima Arya dari pihak kontraktor, saat ini progres pengerjaan trotoar Pandu Raya sudah mencapai 90 persen.
Bima Arya menyebut ada beberapa detail pengerjaan yang harus diperbaiki, di antaranya kondisi guiding block untuk tuna netra yang retak, elevasi antara ketinggian trotoar dengan akses masuk ke rumah warga atau pertokoan, serta pembatas pohon yang terlalu besar, sehingga memakan luasan trotoar dan menghalangi akses pejalan.
Dirinya menyebut secara umum tingkat kerumitan pedestrian di Pandu Raya cukup tinggi karena banyak pohon besar, tiang-tiang, kemudian ada perbedaan antara jalan dengan rumah.
"Pengerjaannya kurang detail, pengawasan juga tidak detail, sehingga ketika saya turun langsung terlihat persoalan-persoalannya," tuturnya.
Bima Arya menilai seharusnya detail pengerjaan proyek harus dipastikan lagi karena pada intinya pekerjaan ini bertujuan untuk membuat nyaman para pejalan.
"Pembangunan ini dilakukan agar orang tidak lagi berjalan di jalan raya. Bagaimana mau nyaman, ini mentok pohon, mentok tiang, pembatasan pohonnya itu terlalu besar. Pembangunan ini tuh agar pejalan nyaman. Ini kurang diawasi menurut saya, dinas kurang turun, kontraktor juga kurang detail," terangnya.
Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan sidak pada pengerjaan trotoar di Pandu Raya, dan sebut masih ada pengerjaan yang belum dilakukan secara detail.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News