Lewat Program 'Isi Piringku' Pemkab Bogor Fokus Tekan Angka Stunting

Jumat, 01 Juli 2022 – 12:00 WIB
Lewat Program 'Isi Piringku' Pemkab Bogor Fokus Tekan Angka Stunting - JPNN.com Jabar
Ilustrasi - Warga antusias mengikuti gerakan melawan stunting. Foto: dok. HaloPuan

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendukung Program Isi Piringku Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dijalankan oleh Danone Indonesia bersama Yasmina Foundation demi menekan angka stunting.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Program Isi Piringku yang berfokus pada edukasi, gizi, dan pola asuh untuk anak usia dini, semoga dapat terus bersinergi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bogor," kata Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina.

Menurutnya stunting telah menjadi permasalahan yang mempengaruhi identitas generasi saat ini dan masa mendatang.

Untuk menekannya perlu fokus pada perkembangan edukasi, gizi, dan kesehatan anak. Kemudian, para orang tua harus bersinergi untuk mengembangkan pola asuh yang efektif di era disrupsi.

"Untuk itu, memang sudah menjadi tugas kita bersama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Bogor," jelasnya.

Dia menjelaskan data dari Dinkes Kabupaten Bogor menunjukkan dari total 354.759 balita yang sudah ditimbang, balita berstatus sangat kurus tercatat 3.391 orang, kemudian balita kurus 16.018 orang, balita normal 315.253 orang dan balita gemuk 20.097 orang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, telah menetapkan target zero stunting pada tahun 2023.

"Berdasarkan hasil pemantauan status gizi balita melalui Bulan Penimbangan Balita (BPB) 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Bogor itu 9,89 persen, lebih rendah 2,8 persen dibanding 2021 sebesar 12,96 persen," tutur Mike Kaltarina.

Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendukung Program Isi Piringku Kementerian Kesehatan (Kemenkes) demi menekan angka stunting.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News