Takziah ke Gedung Pakuan, Yana Mulyana Tak Kuasa Menahan Tangis

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung Yana Mulyana ikut bertakziah atas wafatnya putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang tenggelam di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss.
Datang bersama sang istri, Yana tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Salah satu sahabatnya yakni Ridwan Kamil harus kehilangan putra tercintanya.
“Hari ini saya bersama istri melakukan takziah Bapak Ridwan Kamil dan Atalia (Praratya) untuk memberikan doa bagi putranya, Kang Eril. Kami mendoakan agar almarhum Eril diterima iman Islamnya, dan Insya Allah wafat dalam keadaan khusnul khatimah,” tutur Yana di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Sabtu (4/6).
Yana mengungkapkan, dirinya mengenal betul almarhum Eril. Sebab, antara keluarga Yana dan Ridwan Kamil itu memiliki ikatan emosional yang kuat.
Diketahui, Emmeril pernah satu sekolah dengan anak Yana Mulyana ketika anaknya duduk di bangku TK dan sekolah dasar (SD).
“Eril pernah satu sekolah dengan anak saya di TK dan SD, sehingga bisa merasakan apa yang dirasakan seorang ibu dan bapak yang kehilangan putranya,” jelasnya.
Dia pun tak henti mendoakan agar almarhum Eril bisa diterima di sisi-Nya dan dilapangan kuburnya.
Doa untuk keluarga yang ditinggalkan juga, agar Ridwan Kamil dan istri bisa kuat dan tabah menerima takdir yang sudah disuratkan Allah SWT.
Wali Kota Yana Mulyana mengaku turut merasakan kesedihan atas meninggalnya Emmeril, putra Ridwan Kamil yang tenggelam di Sungai Aare.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News