Fenomena Urbanisasi Seusai Mudik, Wagub Jabar Erwan: Jangan Jadi Beban Pemerintah!

Rabu, 02 April 2025 – 19:55 WIB
Fenomena Urbanisasi Seusai Mudik, Wagub Jabar Erwan: Jangan Jadi Beban Pemerintah! - JPNN.com Jabar
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan saat ditemui di kediamannya di Kabupaten Sumedang, Rabu (2/4/2025). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

"Urbanisasi ini selalu terjadi setiap tahun. Berangkat dua, balik bisa lima orang. Karena itu, di setiap pintu masuk kendaraan umum, kami lakukan pemeriksaan dan pelaporan khusus, terutama terkait administrasi kependudukan," kata Farhan di Bandung. 

Ia mengakui, meskipun upaya pengawasan dilakukan, masih ada rembesan pendatang yang lolos. 

Oleh karena itu, pihaknya juga akan melakukan penyisiran ke wilayah-wilayah yang sering menjadi tempat penampungan pendatang baru.

Selain itu, Pemkot Bandung telah menyiapkan pos pengawasan di beberapa lokasi strategis, seperti terminal dan stasiun, hingga H+7 Lebaran atau 8 April 2025.

"Tanggal 8 nanti kita akan mulai mengevaluasi langkah-langkah ini. Kami ingin memastikan bahwa arus masuk pendatang bisa lebih terkendali demi kenyamanan warga Bandung," tambahnya.

"Kami ingin memastikan bahwa arus balik berjalan lancar, termasuk dalam hal administrasi kependudukan," imbuhnya.  

Posko ini juga bertugas menyisir pendatang baru yang tidak terdata secara resmi, guna mencegah lonjakan urbanisasi yang tidak terkendali di Kota Bandung.  

Selain itu, posko pengawasan ini akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas serta mengawasi potensi gangguan keamanan di titik-titik rawan. (mcr27/jpnn) 

Pesan Wagub Jabar Erwan Setiawan soal fenomena pendatang saat arus balik. Tegas mengimbau jangan bawa saudara dari kampung halaman.

Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

Facebook JPNN.com Jabar Twitter JPNN.com Jabar Pinterest JPNN.com Jabar Linkedin JPNN.com Jabar Flipboard JPNN.com Jabar Line JPNN.com Jabar JPNN.com Jabar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News