Tahun Ini Pemkab Bekasi Targetkan Menormalisasi Sungai 81 Kilometer Demi Cegah Banjir

"Kami sangat mendukung program dan kebijakan pusat dalam penanggulangan banjir. Saat ini kami juga tengah fokus pada teknis pengadaan tanah sebagai bagian dari proyek pengendalian banjir di Kali Bekasi," katanya.
Proyek tersebut memuat rencana penanganan banjir di Kali Bekasi yang terbagi dalam tujuh paket pekerjaan. Paket 1 hingga 3 mencakup wilayah Kota Bekasi, paket 4 di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.
Kemudian paket 5 hingga 7 mencakup wilayah Kabupaten Bekasi, termasuk Kecamatan Babelan dan muara sungai yang telah memperoleh anggaran pembebasan lahan dan sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2024.
"Sekarang pembahasan lebih kepada teknis pengadaan tanah. Fokus pada paket 1 hingga 6 mencakup Bendung Kali Bekasi serta paket 6 dan 7 yang berada di Pasar Babelan dan muara," katanya.
Henri memastikan pemerintah daerah siap membantu penanganan normalisasi saluran pembuang yang bermuara di daerah aliran sungai besar meliputi Kali Cikeas, Kali Bekasi dan Citarum dengan status tidak dapat dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Dirinya juga menyatakan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air mengapresiasi inisiatif Pemkab Bekasi dalam membantu normalisasi di beberapa titik lokasi, meskipun pekerjaan tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat.
"Anggaran pemerintah pusat cukup besar, sekitar Rp4,7 triliun untuk pembebasan lahan dari paket 1 hingga 7. Kami turut berkontribusi dalam upaya ini agar proses normalisasi berjalan lancar," ucapnya.
Dengan keberhasilan normalisasi sepanjang 100 kilometer pada tahun 2024 ditambah rencana lanjutan 81 kilometer pada 2025, Pemkab Bekasi menunjukkan komitmen mengatasi persoalan banjir secara berkelanjutan.
Pemkab Bekasi menargetkan mampu melakukan pekerjaan normalisasi sungai sepanjang total 81 kilometer pada tahun ini
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News